, ,

Suka Kaget Sedih Keren Kesel Ngakak Yajuga

Nikki Shopz Mampu Meraup 150 Juta dari Jualan Item Growtopia! Mau?

Melalui Growtopia, Nikki Shopz menjadi salah satu toko tersukses di itemku dengan nilai transaksi sampai 150 juta per bulan!

Kalian mungkin udah familiar sama kegiatan jual beli item, bahkan mungkin udah terjun jadi ‘pemain’ di sana. Terutama buat kamu yang udah jadi pemain, saya punya pertanyaan: berapa penghasilan yang terima dari jual beli item selama, katakanlah, satu bulan? Lima ratus ribu? Satu juta? Terus, seberapa konsisten angka tersebut kalian raih?

Mau konsisten dapet lebih dari itu? Ya.. kira-kira sekian ratus juta lah.

Kalo mau, nih kenalin Nikki Shopz. Yup, kalian yang main Growtopia pasti nggak asing sama toko itemku yang satu ini. Nikki Shopz adalah toko spesialis item Growtopia, terutama World Lock dan Diamond Lock. Menurut data itemku, saat tulisan ini dibuat Nikki Shopz udah melayani 2.997 transaksi dengan tingkat keberhasilan 99%. Nilai transaksinya? Bulan Desember 2016 kemaren aja sih udah 150 juta sendiri.

Penampakan Nikki Shopz di itemku

Kamu nggak salah baca. Toko yang satu ini emang fenomenal; nilai transaksinya naik terus sejak gabung ke itemku di bulan Oktober 2016. Meski baru pertama laku tanggal 14 Oktober 2016, Nikki Shopz berhasil mencatat penjualan sekitar 14 juta rupiah. Bulan berikutnya–November 2016–penjualan Nikki Shopz nyampe di angka 140 juta, atau naik 10 kali lipat dari sebelumnya! Sejak saat itu, penjualannya naik terus: 150 juta bulan Desember 2016, dan 180 juta selama Januari 2017.

Karena saya orangnya gampang penasaran, akhirnya coba-coba deh buat ngontak yang punya toko.

Seperti yang mungkin udah kita semua duga, pemilik Nikki Shopz bernama Nikki. Menurutnya, dia tau Growtopia dari seorang temen. Selain ikut-ikutan main, Nikki ternyata ikut jualan juga kayak temennya itu. Waktu itu, Nikki belom gabung di itemku dan cuma ngiklanin dagangannya di sebuah forum online.

Baca juga:  Kenapa Kita Beli Item Kosmetik Dota 2?

Nggak disangka-sangka, ternyata banyak yang minat sama dagangannya. Karena itu, Nikki jadi serius dengan mempercepat respon dan menjaga stok barang. Nggak lupa, dia juga masang harga yang wajar–nggak terlalu tinggi atau rendah. Karena pelayanannya yang memuaskan itulah, Nikki bisa cepet ngumpulin pelanggan tetap.

Itu doang? Ya enggak lah.

Karena Nikki masih sekolah, tentu dia harus bisa ngatur waktu dengan baik. Kalo tokonya lagi tutup, dia akan ngirim broadcast message untuk ngasih tau. Dia tegas banget soal ini: kalo toko tutup ya tutup, nggak ada transaksi yang dilayanin. Tapi, sebisa mungkin sih dia nggak tutup terlalu lama biar pelanggan tetep seneng. Nikki juga terbantu sama stok barangnya yang ada terus, sehingga pelanggan nggak kecewa-kecewa banget pas toko tutup.

sukses jual item game growtopia 02
Ulasan Pembeli NIkki Shopz

Usahanya berhasil. Prestasi Nikki di sekolah nggak terganggu. Orang tuanya juga nggak keberatan dan malah ngedukung. “Mereka senang dan berpesan sekolah tidak boleh ditinggalkan,” kata Nikki.

Selain ngatur waktu, Nikki juga bikin pembukuan buat bisnisnya ini. Menurutnya, setiap transaksi perlu dicatet biar jumlah penjualan bisa dimonitor. Dengan begitu, Nikki bisa memacu diri buat mempertahankan atau bahkan ngelewatin penjualan bulan sebelumnya.

Keberhasilan Nikki sejauh ini juga terbantu sama pengalamannya menghadapi pembeli. Menurut dia, ada banyak banget pembelinya yang nggak sabaran. Sampe sekitar 70% sih katanya. Tapi biar begitu Nikki nggak mau mengeluh. Bagi dia, pelanggan kayak apapun harus tetep dapet pelayanan terbaik.

Kecuali mungkin yang mau nipu.

Iya, sebagai pengusaha (apalagi online), rasanya ada yang kurang kalo belom pernah kena tipu menipu. Tapi untungnya sih Nikki belom pernah kehilangan duit. Nih, biar dia aja yang cerita langsung.

Baca juga:  Scam-Scam di Growtopia yang Harus Kamu Tahu (Bagian 1)

“Jadi biasa ada orang chat aku, bilangnya mau beli Diamond Lock. Bilangnya sih mau borong banyak. Dia mengaku sudah transfer lewat virtual account, terus kirim buktinya ke aku. Cuma, waktu aku cek riwayat pemesanan, tidak ada pesanan baru. Masalahnya, orang itu bersikeras kalau dia sudah bayar. Harusnya kan kalau sudah bayar pesanan akan muncul notifikasi. Akhirnya aku diamkan saja,” ceritanya panjang lebar.

Semua pengalamannya ini, menurut dia, udah ngasih dia banyak banget pelajaran hidup. “Aku jadi mandiri, juga bisa mengenal karakter dan perilaku banyak orang–sehingga bisa menghadapi mereka dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Selain pengalaman, Nikki juga cerita soal harapannya buat dunia jual beli item di Indonesia. Menurut dia, bisnis jual beli item di negara kita ini udah semakin baik, cuma sayangnya masih ada aja yang niat jahat. Dia berharap itemku bisa berperan dalam mengurangi tindak tipu-menipu dan memfasilitasi kepentingan penjual dan pembeli item game di seluruh Indonesia.

Nah, kayak pengusaha pada umumnya, Nikki juga nggak pelit ngasih tips buat kita-kita yang juga mau sukses jualan item. Nikki nekenin penjual item buat menjaga tiga hal: kecepatan respon, ketersediaan stok, dan kepercayaan. Kalo kita perhatiin, emang ketiga hal itu sih yang bikin Nikki Shopz bisa sebesar sekarang.

Akhirnya, saya pun kehabisan pertanyaan. Yang nyisa tinggal pertanyaan iseng: sampai kapan Nikki akan main di bisnis jual beli item?

“Aku juga belum tahu, jalanin dulu aja,” jawab dia sambil sedikit tertawa.

Sukses terus buat Nikki! Kamu juga jangan mau kalah ya..

What do you think?

4 points
Upvote Downvote

Total votes: 8

Upvotes: 6

Upvotes percentage: 75.000000%

Downvotes: 2

Downvotes percentage: 25.000000%

Ditulis oleh Dika Satrio

Halo, saya Dika. Menulis di Gokil adalah pekerjaan saya sehari-hari, tapi membuat diri saya terhibur adalah hal yang saya lakukan bersamaan dengan setiap tarikan napas.

Kolom Komentar

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

Comments

comments

growtopia rewind 2016 indonesia

7 Youtuber Growtopia Indonesia yang Wajib Kamu Subscribe!

scam di growtopia 1

Scam-Scam di Growtopia yang Harus Kamu Tahu (Bagian 1)