,

Ngakak

Sebagai Pemain Dota, Kamu Adalah Entrepreneur yang Baik

Iya, langkah berikutnya bukan “cuma” jadi pemain pro, tapi bikin startup!

Jaman sekarang, kesempatan terbuka lebar bagi kamu yang ngaku gamer. Kalo dulu hobi nge-game itu dianggap negatif, sekarang gamer adalah profesi yang dipuja-puja.

Tapi, pemain game profesional bukanlah satu-satunya jalan menuju sukses. Jadi entrepreneur yang punya startup sukses bisa menjadi pilihan. Apalagi kalo kamu adalah Dota player.

Kenapa? Karena sebagai pemain Dota, kamu secara nggak sadar punya ciri-ciri seorang entrepreneur sukses!


Ngerti Pentingnya Kerjasama Tim

Sebuah perusahaan nggak mungkin jalan kalo semua orang pengen jadi CEO. Harus ada yang “ngalah” dengan mengambil posisi lain yang sebenernya nggak kalah strategis. Lagian, nggak semua orang bisa megang posisi CEO sama baiknya.

Timing adalah segalanya buat kamu

Kapan harus ngeluarin ulti? Kapan harus nge-blink? Kamu pasti familiar sama situasi-situasi kayak gitu. Bagi seorang entrepreneur, timing adalah konsep yang sangat penting untuk dikuasai. Kamu dituntut untuk tahu kapan saatnya meluncurkan produk, atau kapan saatnya berhenti ngejalanin sebuah rencana.

Terbiasa berpikir dan bertindak cepat

Setiap detik dalam sebuah match Dota bisa menentukan hasil akhir. Untuk itu, pemain Dota harus bisa berpikir cepat dan segera mengeksekusinya dalam tindakan. Di dunia bisnis pun demikian: semua hal berubah dengan sangat cepat, membuat kita harus terus beradaptasi.

Menghargai detil-detil kecil

Banyak yang beranggapan carry yang jago adalah alasan sebuah tim bisa menang. Nggak juga. Sebagai pemain Dota, kamu pasti tahu bahwa justru hal-hal kecil kayak beli ward atau membuka jalan buat farming carry-lah yang membawa kemenangan. Dalam dunia bisnis, percaya nggak percaya, hal-hal kecil kayak mendengarkan keluhan konsumen atau ngecek sendiri jumlah stok adalah jalan kamu menuju sukses.

Sabar

Kamu pasti tahu lah kalo main Dota = siap stres. Entah satu tim sama noob sotoy, atau harus belajar ulang karena ada update (akan kita bahas nanti), kamu pasti pernah ngerasain semua. Masalahnya, stres yang kamu dapet di Dota masih belom ada apa-apanya dibandingin stres di dunia nyata. Tapi, berkat “latihan” selama berjam-jam setiap hari, seenggaknya kamu akan lebih tahan dari kebanyakan orang.

Mampu bikin rencana (dan mengeksekusinya)

Dalam Captains Mode, yang biasa dipake dalam turnamen profesional, tim kamu dituntut buat nyusun strategi drafting. Tim kamu nggak cuma dituntut buat nge-pick hero yang tepat, tapi juga mikirin rencana cadangan seandainya pick lawan nggak sesuai perkiraaan. Nggak berbeda jauh sama Dota, dalam menjalankan usaha, kamu harus punya rencana dan bisa mengeksekusinya. Biasanya, bisnis gagal ketika terlalu fokus sama hasil akhir, tanpa perencanaan dan pengetahuan tentang risiko di lapangan.

Punya prioritas

Setiap main Dota, kamu harus tahu kan apa skill yang harus dinaikin lebih dulu? Hal ini ditentukan oleh kayak apa tim kamu main, dan gimana perkembangan situasi permainan saat itu. Sama kayak itu, kamu juga harus tahu harus berinvestasi di mana, sesuai dengan situasi bisnis dan rencana perkembangan perusahaan kamu.

Paham pentingnya “item

Meskipun sama-sama level 25, kamu tahu kalo Keeper of the Light dengan build yang udah jadi akan dengan mudah ngalahin Faceless Void. Pelajarannya di sini: sehebat-hebatnya kamu, penggunaan “item” dalam menjalankan bisnis bakal sangat menguntungkan. Item yang saya maksud di sini adalah produk-produk software atau jasa yang ada di internet, kayak cloud storage atau collaboration tool. Nggak ada salahnya keluar lebih untuk kemajuan yang lebih cepat kan?

Sangat, sangat adaptif

Ini udah nggak usah ditanya lagi. Dota mungkin adalah salah satu game yang paling sering di-update, dan bikin stres terutama pemain lama. Akhirnya, istilah “pemain lama” bisa dibilang nggak ada karena kita harus terus belajar. Nggak cuma sebagai entrepreneur, kemampuan (dan, yang lebih penting, kemauan) dalam belajar adalah kunci sukses dalam hidup.

Bermental tangguh

Kamu nggak perlu lama-lama main Dota untuk mengalami sakitnya dihina sama pemain lain. Semua kata-kataan dan penghinaan itu udah kamu lewati sampai pada titik kamu udah nggak peduli sama apa kata orang. Nah, ketangguhan mental yang kamu tumbuhkan melalui Dota ini akan mempersiapkan diri kamu untuk menghadapi hina-dina di dunia bisnis yang, pastinya, jauh lebih nyakitin.


Gimana? Udah ngerasa cukup kompeten buat jadi entrepreneur? Kalo belom, ya tinggal main lagi aja sampe akhirnya ngerasa.. Hehe.

Baca juga:  Dota 2 dan Racun-Racunnya

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Ditulis oleh Dika Satrio

Halo, saya Dika. Menulis di Gokil adalah pekerjaan saya sehari-hari, tapi membuat diri saya terhibur adalah hal yang saya lakukan bersamaan dengan setiap tarikan napas.

Kolom Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

Comments

comments

Nggak Jago Nge-Game? Coba Hal-Hal Ini!

Meepo Adalah Hero Paling Susah di Dota 2. Kenapa Ya?