,

Suka Kaget Sedih Keren Kesel Ngakak Yajuga

Suma1L: Bocah Satu Juta Dollar yang Mengejutkan Dunia

Cerita pendek tentang salah satu Dota player terbaik dengan karier yang masih cukup panjang

Pada bulan Februari 2015, dunia dikejutkan oleh kemunculan seorang bocah. Bocah tersebut terlihat biasa aja, cenderung lemah malah. Masalahnya, si bocah nggak butuh waktu lama buat jadi atlet esport paling populer di dunia. Saya, tentu saja, sedang berbicara tentang Syed Sumail Hassan, atau yang lebih dikenal lewat game name-nya, Suma1L.

Namanya mulai terdengar ketika dia jadi pemain terbaik di North American Elite League. Berkat penampilannya yang impresif, pemain Evil Geniuses, Saahil Arora (UNiVeRsE) mendorong timnya untuk merekrut pemain muda itu. Sebagai catatan, saat itu EG adalah salah satu tim yang paling disegani di dunia. Menjadi bagian dari EG tentunya nggak mudah.

Tapi Suma1L pun akhirnya bergabung, tepatnya pada bulan Januari 2015. Dia langsung ikut serta di babak final Dota 2 League Season 5. Layaknya atlet muda di olahraga manapun, Suma1L bermain berantakan di turnamen besar, yang kemudian membuat timnya tampil buruk.

Tanpa diminta, kritik pun bermunculan. Sebagai tim besar, keputusan EG untuk merekrut “bocah ingusan” dipertanyakan banyak pihak.

Tapi nasibnya berkata lain. Di Dota 2 Asia Championship 2015, sang bocah bermain memesona. Berkat inisiatif Peter “ppd” Dager, kapten EG, untuk melakukan drafting yang berfokus pada pemain barunya itu, Suma1L pun bermain dengan lebih santai.

Baca juga:  Dota 2 dan Racun-Racunnya

Bisa ditebak, Suma1L tampil luar biasa. EG melaju cepat selama turnamen, mengalahkan tim-tim seperti Natus Vincere dan Big God. EG pun keluar sebagai juara dan membawa pulang hadiah lebih dari satu juta dollar AS. Nggak cuma juara, dia juga dikukuhkan sebagai pemain Storm Spirit sekaligus midlaner terbaik sedunia.

Kesuksesan Suma1L bersama EG membawanya ke The International 2015. Difavoritkan sebagai juara, EG pun menggondol 6,6 juta dollar AS sebagai hadiah. Kemenangan ini sekaligus menjadikannya pemain esport termuda yang berhasil menembus prize money sebesar satu juta dollar. Saat ini, penerimaan Suma1L terhitung mencapai 2,4 juta.

Gemilangnya karier Suma1L, seperti orang hebat pada umumnya, nggak didapat begitu aja. Menurut beberapa sumber, dia mulai main Dota ketika masih berumur tujuh atau delapan tahun. Waktu itu, dia bahkan rela ngejual sepedanya demi bisa main di warnet.

Latihan yang dilakukannya juga nggak main-main. Danyal “Danger” Zahid, teman lama Suma1L mengklaim Suma1L main 10-13 game setiap hari, selama empat tahun. Danger juga menyebut bahwa si bocah sudah mengembangkan mental juara–misalnya dengan bercita-cita menjadi terbaik di dunia, bukan hanya di negaranya–sejak lama.

Dengan sepak terjangnya hingga saat ini, menarik untuk mengikuti perkembangan Suma1L, yang kariernya masih cukup panjang di esport.

Baca juga:  6 Kemampuan Dasar yang Harus Kamu Kuasai Sebelum Main Dota 2

Trivia

  • Lahir di Karachi, Pakistan, pada 13 Februari 1999.
  • Orang tuanya pindah dari Pakistan ke Amerika pada tahun 2012. Saat ini, Suma1L adalah warga negara Amerika Serikat, tanpa melepas status kewarganegaraan Pakistannya.
  • Berhenti sekolah demi karier profesionalnya. Informasi ini dikonfirmasi oleh Charlie Yang, manajer EG waktu itu.
  • Menjadi pemain Dota pertama yang masuk ke majalah Time, sebagai remaja paling berpengaruh di dunia tahun 2016.
  • Rekornya sebagai gamer termuda yang mendapat 1 juta dollar diakui oleh Guinness Book of World Records.
  • Kakaknya, Yawar “YawaR” Hassan, juga adalah pemain Dota profesional.

What do you think?

1 point
Upvote Downvote

Total votes: 1

Upvotes: 1

Upvotes percentage: 100.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Ditulis oleh mer0

suka membuat

Kolom Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

Comments

comments

ilustrasi buyer abuse ditipu pembeli

Kamu Penjual? Waspada Buyer Abuse!

dota life skill

9 Keterampilan Hidup yang Nggak Sengaja Kita Pelajari Gara-Gara Dota 2